Sabtu, 22 Desember 2007

Help, Drawing In A Glass Of Water

Tidak dibutuhkan air yang banyak untuk menenggelamkan kita. Hanya segelas air, asal masuk mengisi pernafasan kita. Bila Anda sedang merasa terjebak dalam sebuah lubang, berhentilah menggali.
Bila Anda sedang merasa tenggelam, jangan bernafas air.
Udara yang kita hirup bisa saja sama, tetapi suasana hati kitalah yang bisa menjadikan kita bernafas dalam-dalam dengan damai, atau yang tersedak-sedak dengan udara yang tidak jelas akan ke luar atau ke dalam.

Kenalilah suasana hati Anda, lebih dahulu; sebelum Anda memutuskan penilaian buruk pada apa pun yang sedang Anda alami.
Karena, hal yang sedang Anda keluhkan itu, bisa saja adalah hal yang sama yang sedang dialami oleh seorang lain yang sedang cemerlang dalam karir dan hidupnya.

Kita hanya sebahagia kesungguhan kita untuk memilih kebahagiaan.
Kita disebut makhluk yang bebas, karena kita memiliki kebebasan untuk memilih.
Dan dari semua pilihan yang bebas kita ambil di dunia ini; yang paling besar dampaknya pada kualitas hidup kita, adalah pilihan sikap.
Bila kita melihat masalah-masalah kita permanen, maka seolah-olah permanenlah penderitaan kita.
Bila kita melihat upaya kita - tidak akan mengeluarkan kita dari masalah, maka lemahlah upaya kita untuk memperbaiki keadaan.
Maka, pilihlah untuk berbahagia; dan perhatikanlah bagaimana pilihan itu mulai mewujud segera setelah Anda memutuskan.

Bagi yang sedang tenggelam, gerakan apa pun selain gerakan tenggelam adalah pilihan yang lebih baik.
Maka percayalah pada undangan dan anjuran baik dari saudara-saudara kita yang baik.
Banyak orang yang sedang tenggelam memilih untuk tidak melakukan apa pun, membeku, dan bertanya-tanya mengapa mereka bernapas air.
Yang lebih menyedihkan, sebagian dari mereka, menolak anjuran-anjuran baik, karena itu semua masih belum tentu.
Dia tidak melihat, bahwa pilihan apa pun selain tenggelam, adalah pilihan yang lebih baik.

Kita akan terus merasa menderita, selama kita melihat diri kita menderita. Kita akan segera keluar dari perasaan mengasihani diri sendiri, bila kita melihat diri kita sebagai seorang yang berhak untuk berhasil, dan yang sedang mengupayakan keberhasilannya.

Kita cenderung untuk berfokus pada rasa sakit, lebih daripada upaya kita untuk meredakan rasa sakit itu.
Anda akan dikagetkan oleh kehebatan dari dampak tindakan dalam menghapus perasaan sedang tenggelam itu.
Kapan pun perasaan akan tenggelam itu datang - segera-lah bangkit.
Lakukanlah sesuatu yang selama ini telah Anda keta-ui harus Anda lakukan, tetapi yang penundaannya menjadikan Anda merasa berhutang, merasa terlambat, dan telah membuat Anda merasa tidak bertanggung-jawab.
Tidak jarang kita terjebak dalam reaksi-reaksi jangka pendek terhadap masalah-masalah kita, dan kehilangan pandangan pada keuntungan jangka panjang dari upaya memposisikan diri kita untuk tanggap kepada yang penting dan yang prioritas.

Bila cara Anda memudahkan, tidak akan ada masalah yang menyulitkan.
Masalah memiliki kecenderungan untuk tampil lebih besar dari ukuran aslinya, karena perkiraan-perkiraan kita mengenai
penderitaan yang akan dibawanya ke dalam hidup kita.
Itu sebabnya, sangat berhati-hatilah Anda dalam menyikapi masalah.
Dahulukanlah logika Anda. Jangan biarkan emosi Anda bereaksi meledak-ledak atau merayap berlemah-lemah di hadapan sebuah masalah.
Ingatlah, bahwa masalah kecil, diperuntukkan bagi orang-orang kecil. Masalah-masalah besar, diperuntukkan bagi orang-orang besar. Tidak akan ada kesalahan dalam alokasi ukuran masalah itu. Dan kita orang besar, atau yang sedang mengupayakan pembuktian dari kebesaran kita.

Maka, ingatlah. Bukan lautan luas dan dalam yang dibutuhkan untuk menenggelamkan kita. Hanya segelas air, yang dengan tidak bijak kita ijinkan masuk ke pernafasan kita. Mereka yang bisa bergaul ramah dengan lautan, akan selalu menemukan cara untuk bernafas dengan leluasa, di dalam guncangan ombak. Dan Anda, yang menemukan cara untuk bersikap ramah kepada kehidupan, akan selalu menemukan cara untuk menjadi berbahagia. (Sumber MT)

Silence Is Not Always Golden

Tidak semua diam adalah emas.

Telah lama kita mendengar ungkapan bahwa diam itu emas. Diam dan keheningan itu adalah peng-indah pembicaraan, dan diam pada saat yang tepat justru membuat seseorang berbicara lebih fasih daripada mereka yang melulu berbicara.

Tetapi tidak semua diam dan keheningan adalah emas.
Pada banyak kesempatan, diam itu justru menjadi sebab dari masalah-masalah besar, dan menjadi pemberi ijin bagi keberlanjutan dari keburukan dan kejahatan.

Diam adalah sebuah bentuk persetujuan; sehingga seseorang yang diam dihadapan kesalahan dan kejahatan -telah sebetulnya sama dengan menyetujui terjadinya kesalahan dan tidak menolak dilaksanakannya kejahatan.

Bila kita dinilai dari apa yang kita katakan, mohon Anda sadari bahwa kita juga dinilai dari apa yang kita diamkan.

Maka terhadap apakah Anda diam?

Keheningan bukanlah sebuah pelajaran. Yang Anda dengar dalam keheningan itu lah -yang menjadi pelajaran keemasan.

Keheningan bukan lah hanya tidak adanya suara. Keheningan adalah tempat kembali bagi pribadi-pribadi yang berupaya mengerti, karena dalam relung-relung keheningan yang damai itu lah-tergemakan suara-suara yang tak terdengar oleh telinga.

Tetapi kita tidak dapat hidup sepenuhnya hanya dalam keheningan. Bahkan mereka yang menemukan kedamaian dan pengertian dalam keheningan -akhirnya akan terpaksa meninggalkan dunia senyap itu-karena setelah beberapa saat, pengertian yang terdengar dalam keheningan itu akan tumbuh menjadi bentuk kebisingan yang memekakkan telinga hati.

Setelah Anda mengerti -keheningan akan mengusir Anda keluar, agar Anda sibuk bergaul dalam kehidupan ramah yang saling menguntungkan dengan orang lain, karena sebetulnya untuk itu lah pengertian itu diberikan kepada Anda.

Diam adalah bahasa yang sering disalah-artikan.

Bagi mereka yang tidak memiliki sesuatu yang bernilai untuk dikatakan, diam adalah penyelamat yang baik. Tetapi, di hadapan mereka yang menikmati kemenangan atas kelemahan orang lain-diam adalah tanda kebodohan yang bisa diambil keuntungan darinya.

Maka meskipun diam itu emas, berhati-hatilah dalam memilih kepada siapa Anda diam, tentang hal apa Anda diam, kapan saat Anda diam, dan cara yang Anda gunakan untuk diam.

Bila penguasaan bahasa Anda dinilai dari kefasihan Anda dalam menggunakan kata-kata dan tata olah bicara, mohon Anda ingat bahwa Anda juga dinilai dari kefasihan Anda dalam menggunakan tidak adanya kata. Dengannya, hanya diam saja -tidak cukup untuk mencapai kualitas keemasan pribadi kita.

Fasih berbicara adalah juga fasih untuk tidak berbicara.

Keheningan sering memperbesar penderitaan karena kecenderungannya untuk mengulangi kejadian.

Perhatikanlah, orang sering merasa tersinggung-tidak pada saat dia mendengar perkataan yang merendahkan; tetapi lama setelah keheningan mengulangi kata-kata itu berkali-kali dalam kesendiriannya.Perhatikanlah juga,bagaimana dia menjadi semakin bersedih, setelah dia memutar ulang cerita ketidak-beruntungan hidupnya.

Maka, apakah kira-kira nama dari tempat sampai-bagi dia yang menemukan kesenangan dalam mengulangi cerita kesulitan dan kegagalannya?

Lalu, perhatikanlah bagaimana seorang yang lain -menjadi congkak karena senang memutar ulang saat-saat pendek di mana dia menang dan dipuji-puji oleh orang lain.

Itu adalah alasan mengapa kita sering menemukan orang-orang kecil dengan kesombongan besar.

Padahal, seseorang yang telah mencapai kebesaran -justru merasa paling takut untuk berada lagi dalam kegembi raan yang menyertai keberhasilannya dulu; karena, kegembiraan dari hasil pengu langan seperti itu -mudah tumbuh menjadi kebanggaan, dan yang kemudian beralih wajah menjadi kesombongan.

Karena dia mengerti bahwa tidak ada keberhasilan kecuali yang Diijinkan -sebagai gantinya dia memilih untuk mengulangi rasa bersyukur yang menghampirinya bersamaan dengan kedatangan keberhasilan.

Dengan demikian, kehati-hatian dalam mengijinkan apa yang boleh diulangi dalam keheningan -adalah kunci menuju kekuatan hati.

Bagi hati yang mencari keheningan adalah tempat untuk menemukan.
Bagi yang sudah menemukan nilai dari pengertian itu hanya sebanding dengan keikhlasannya untuk menerima.
Dan bagi yang sudah menerima nilai dari penerimaannya bergantung pada nilai yang bisa dibangunnya untuk orang lain -dari pengertian itu.
Maka diam -dan keheningan, hanya bernilai bagi yang merindukan nilai. (Sumber MT)

Becoming Your Best Friend

Seorang sahabat adalah jiwa yang sama dalam dua badan yang berbeda.
Maka pribadi yang menjadi sahabat bagi dirinya sendiri adalah sahabat yang terbaik.

Seorang sahabat tidak memiliki ke pentingan lain dari kita kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita. Bila dia tidak sedang memberikan nasihat-nasihat yang menggelorakan semangat kita untuk mencapai kecemerlangan hidup, dia duduk dengan tenang bersama kita di saat-saat kita terluka dan bersedih hanya untuk menjadi pendengar yang tidak menyanggah, dan yang kehadirannya secara fisik atau semangat menjadikan kita tidak sendiri.

Tetapi, akan selalu ada pribadi yang mengisi kebersamaan dengan dirinya sendiri dengan keluhan-keluhan mengenai kelemahan dan kegagalan dirinya. Dia berbicara dengan nada yang tinggi atau rendah, tetapi yang tak henti-hentinya mengeluhkan dirinya sendiri yang belum berhasil mencapai kelas-kelas yang telah dicapai oleh orang lain. Lalu, dengan kejamnya dia mengatakan bahwa hidupnya akan menjadi lebih baik bila saja dia bisa dilahirkan dan hidup dalam diri yang lebih baik.
Disampaikannya semua keluhan itu pagi-pagi saat dirinya bangun dari tidur malam yang penuh dengan mimpi buruk, dan kemudian sepanjang hari, sampai saat dirinya tergolek lelah dengan mata basah-untuk kembali memasuki alam mimpi yang tetap tidak ramah. Janganlah pernah Anda bersikap tidak bersahabat kepada satu-satunya pribadi yang menjadi tempat menempelnya nama Anda.

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan.

Bukan kurangnya kasih sayang yang menggagalkan banyak pernikahan, tetapi tidak cukupnya persahabatan. Bagaimana mungkin Anda bisa lama bersama dengan seseorang yang lebih menyukai kebersamaan dengan oranglain, atau yang bersaing dengan Anda, atau yang tidak merasa terkait dengan masalah-masalah Anda, atau yang merasa tidak turut bertanggung-jawab atas lambatnya kemajuan Anda,atau yang bermanis-muka hanya sebelum meminta, atau yang mendahulukan penolakan terhadap usulan-usulan Anda, atau yangmenuduh Anda tidak mau mengerti saat dia tidak mau mengerti batasan-batasan Anda,atau yang membuatAndatidakbisa membedakan antara dusta-nya dan benar-nya, dan yang mengabaikan Anda tetapi yang juga mengatakan bahwa bila ada keberhasilan Anda-itu adalah berkat dukungannya?
Semua itu adalah beban yang menyedihkan dalam kebersamaan resmi yang tidak lagi bernilai. Lalu, mohon Anda sadari bahwa kebersamaan Anda dengan diri Anda sendiri adalah kebersamaan yang paling lama yang akan pernah Anda alami dengan siapa pun, dan merupakan kebersamaan yang tidak bisa Anda tinggalkan. Kebersamaan Anda dengan diri Anda sendiri itu dimulai saat Anda berdua dilahirkan, dan akan berakhir secara duniawi saat diri Anda tidak lagi dapat bertahan sebagai alamat kehidupan Anda didunia.
Maka temukanlah semua definisi baik tentang persahabatan, dan mulai saat ini gunakanlah pengertian-pengertian baik itu dalam sikap dan perilaku Anda-untuk menjadi sahabat yang terbaik bagi diri Andasendiri.

Ketegasan untuk mendisiplinkan diri sendiri adalah pemasti ter-gali-nya emas di bawah tempat Anda berdiri.

Persahabatan Anda dengan diri Anda adalah kebersamaan yang intim untuk mengutamakan perasaan, pikiran, dan tindakan yang memajukan kualitas hidup Anda. Mohon ingatkan sahabat terdekat Anda itu, bahwa semua keberhasilan Anda dimungkinkan karena interaksi yang baik dan yang mendatangkan keuntungan bagi oranglain.
Sehingga sebetulnya, tertundanya keberhasilan Anda berdua-datang dari dua kegagalan. Yang pertama adalah kegagalan untuk diterima dengan baik oleh orang lain, dan yang kedua adalah kegagalan dalam mendatangkan keuntungan bagioranglain. Lalu, berbincang-lah ramah dengan diri Anda sendiri, dan capailah pengertian bersama yang baik mengenai keharusan bagi Anda untuk menjadi pribadi yang diterima, disukai, dan dipercaya oleh orang lain. Bagaimana mungkin Anda berhasil dalam interaksi dengan orang lain, bila Anda tidak berhasil berinteraksi dengan diri Anda sendiri? Mintalah dia untuk bersikap dan berlaku dengan sikap dan tindakan yang telah Anda putuskan sebagai pilihan-pilihan terbaik. Pastikan bahwa dia tidak kembali kepada sikap dan tindakan-tindakan lamanya yang telah dikenalnya dengan baik sekali, yang mudah baginya untuk mengulangi, dan yang telah menjadikan Anda mengeluhkan keadaan di mana Andasekarang berada.

Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda, dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati.

Setiap orang mungkin bisa mendengar semua yang Anda katakan, tetapi sedikit sekali yang betul-betul mendengarkan, dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan. Dan dengannya dia memberikan bahkan yang tidak Anda minta. ( Sumber MT)

Fighting TheWrong Fight

Anda hanya mendapat dari yang Anda kerjakan.
Janganlah memilih pekerjaan yang salah.
Dalam kehidupan, pertanyaan yang sebenarnya bukan apa yang Anda menangkan, tetapi apa yang Anda lakukan; karena yang Anda lakukan menentukan apa yang bisa Anda menangkan.
Jadi janganlah berlama-lama dalam kesadaran bahwa yang sedang Anda lakukan ini sebetulnya salah. Janganlah Anda biarkan diri Anda menua dalam pekerjaan yang menuntut penggunaan dari kelemahan-kelemahan Anda. Berjayalah dalam pekerjaan yang merayakan penggunaan dari kekuatan-kekuatan Anda.

Anda dikenal melalui pertarungan yang Anda pilih.
Apa pun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan - pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan.
Bila hal-hal kecil yang tidak penting, cukup untuk membuat Anda bertarung dengan orang lain, maka kecil dan tidak pentinglah Anda. Bila yang Anda perjuangkan adalah hal-hal yang baik dan bernilai, maka baik dan bernilailah Anda.

Kelas Anda ditentukan oleh keberanian Anda.
Keinginan Anda tidak penting, bila untuk pencapaiannya Anda tidak bersedia untuk bertarung.
Banyak orang sangat berani dalam mengkhayalkan keberhasilan dirinya, tetapi menjadi kerdil saat betul-betul harus memenuhi syarat bagi keberhasilannya dalam pekerjaan yang nyata.
Mereka yang pemberani, tidak selalu mengawali perjuangan mereka dengan impian, tetapi selalu memasuki pekerjaan dengan kesungguhan, dan menghadapi kesulitan dengan keberanian. Itu sebabnya, keinginan yang sesungguhnya hanya pantas berlabuh di hati seorang pemberani.

Janganlah menjadi petarungyang setengah-setengah.
Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang.
Segeralah selesaikan hal-hal yang akan membentuk keutuhan dari rencana-rencana Anda.
Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan di masa depan, menjadikan Anda penunda yang menafikan keberhasilan yang bisa Anda capai hari ini.
Bersikaplah seperti para petarung sejati.
Janganlah memukul, karena itu akan menyakiti orang lain. Janganlah juga, memukul dengan lunak, karena balasan yang Anda terima bisa keras. Tetapi, bila Anda harus memukul, pukullah dengan keras.

Periksalah kembali prinsip-prinsip Anda.
Memang dibutuhkan sebuah keberanian, untuk tewas mempertahankan sebuah prinsip; tetapi dibutuhkan keberanian yang jauh lebih besar lagi untuk tetap hidup dan berjaya dalam sebuah prinsip. Dan itu adalah pilihan yang lebih baik.
Bukan ukuran Anda yang penting untuk memenangkan sebuah pertarungan, tetapi ukuran keberanian dalam diri Anda; yaitu keberanian untuk tampil dan bekerja sesuai dengan prinsip Anda.
Tidak ada hal besar yang bisa dicapai oleh seseorang yang keras kepala -karena prinsipnya; tetapi yang berjalan tanpa arah, meneriakkan keraguan dan keluhan; tetapi menolak nasihat-nasihat baik, hanya karena itu bukan prinsipnya.
Bila yang disebutnya prinsip itu, mengkerdilkannya mungkin itu bukan prinsip, atau dia harus memeriksa kembali sikapnya dalam berprinsip.

Dia yang menyerang harus menang, dan dia yang bertahanharus selamat.
Apakah Anda termasuk yang agresif dalam hidup ini, yang memasuki jam-jam kerja dengan kekuatan hati yang menyerang dengan kekuatan penuh?
Ataukah Anda yang hanya bertahan, yang berupaya selamat dari hari ke hari, tanpa pandangan yang jelas kapan kira-kira kelambatan dan ke-rata-rata-an ini berakhir? Yang manakah Anda? Maka ..., bertindaklah lebih berani.

Bila Anda berseteru dengankehidupan ini, semua orangakan menjagokan kehidupan.
Dari semua hal yang bisa Anda jadikan musuh dan Anda salahkan atas kelambatan laju kehidupan ini, jangan pernah musuhi kehidupan.
Bila pendapat buruk Anda tentang kehidupan ini benar, maka tidak akan ada orang lain yang tampil sebagai pemenang. Tetapi, telah banyak orang yang menang, dan masih akan ada banyak lagi yang menang.
Kehidupan ini harus dimenangkan, didapatkan, dan dialami dengan baik -lalu bagaimana mungkin Anda bisa memenangkan, mendapatkan, dan mengalami kehidupan dengan kecintaan, bila Anda mengeluhkan kehidupan?
Sayangilah kehidupan ini, dan dia akan mengembalikan kebaikan Anda itu dengan kualitas hidup yang lebih besar dari yang Anda berikan.

Betapa pun Anda menyukai permainan, janganlah bermain-main dengan hidup Anda.
Bagi anak-anak, sebuah permainan adalah kehidupan yang sesungguhnya, dan dengan permainan itulah mereka membangun pengertian dan kemampuan untuk menjadi pemenang yang anggun dalam hidup mereka nanti.
Sebagian dari anak-anak itu memang tumbuh menjadi pemenang, tetapi sebagian yang lain tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang masih bermain-main dengan kehidupan mereka.

Hidup ini bersikap ramah kepada kita yang bersungguh-sungguh untuk mencapai kemenangan, dan bersikap keras kepada mereka yang tidak terlibat secara sadar dalam prosesi kehidupan.
Dan yang menyayat hati para pemerhati adalah bila mereka yang dikerasi agar sadar itu, menerima kesulitan hidup sebagai nasib buruk seolah-olah upaya mereka tidak akan mendatangkan perubahan.
Seandainya saja, mereka mau mendorong diri mereka untuk mencoba, untuk berjuang dalam perjuangan yang benar. (Sumber MT)

Anger Management

Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar.

Seseorang yang tidak bisa merasa marah -tidak bisa disebut penyabar; karena dia hanya tidak bisa marah.

Sedang seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk tetap berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar.

Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu-sulit, Anda sangat tepat; karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

Kesabaran bukanlah sebuah sifat, tetapi sebuah akibat.

Perhatikanlah bahwa kita lebih sering menderita karena kemarahan kita, daripada karena hal-hal yang membuat kita merasa marah. Perhatikanlah juga bahwa kemarahan kita sering melambung lebih tinggi daripada nilai dari sesuatu yang menyebabkan kemarahan kita itu, sehingga kita sering bereaksi berlebihan dalam kemarahan.

Hanya karena Anda menyadari dengan baik –tentang kerugian yang bisa disebabkan oleh reaksi Anda dalam kemarahan, Anda bisa menjadi berhati-hati dalam bereaksi terhadap apa pun yang membuat Anda merasa marah. Kehati-hatian dalam bereaksi terhadap yang membuat Anda marah itu lah yang menjadikan Anda tampil sabar.

Kemarahan adalah sebuah bentuk nafsu.

Nafsu adalah kekuatan yang tidak pernah netral, karena ia hanya mempunyai dua arah gerak; yaitu bila ia tidakmemuliakan,pasti ia
menghinakan.

Nafsu juga bersifat dinamis, karena ia menolak untuk berlaku tenang bila Anda merasa tenang. Ia akan selalu memperbaruhi kekuatannya untuk membuat Anda memperbaruhi kemapanan Anda.

Maka perhatikanlah ini dengan cermat; bila Anda berpikir dengan jernih dalam memilih tindakan dan cara bertindak dalam kemarahan, nafsu itu akan menjadi kekuatan Anda untuk meninggalkan kemapananAndayang sekarang -untuk menuju sebuah kemapanan baru yang lebih tinggi.

Tetapi, bila Anda berlaku sebaliknya, maka ke bawahlah arah pembaruan dari kemapanan Anda.

Itu sebabnya, kita sering menyaksikan seorang berkedudukan tinggi yang terlontarkan dari tingkat kemapanannya, dan kemudian direndahkan karena dia tidak berpikir jernih dalam kemarahan.

Dan bila nafsunya telah menjadikannya seorang yang tidak bisa direndahkan lagi, dia disebut sebagai budak nafsu.

Kualitas reaksi Anda terhadap yang membuat Anda marah, adalah penentu kelas Anda.

Kebijakan para pendahulu kita telah menggariskan bahwa untuk menjadi marah itu mudah, dan patut bagi semua orang. Tetapi, untuk bisa marah kepada orang yang tepat, karena sebab yang tepat, untuk tujuan yang tepat, pada tingkat kemarahan yang tepat, dan dengan cara yang tepat -itu tidak untuk orang-orang kecil.

Maka seberapa besar-kah Anda menginginkan diri Anda jadinya?

Memang pernah ada orang yang mengatakan bahwa siapa pun yang membuat Anda marah-telah mengalahkan Anda. Pengamatan itu tepat-hanya bila Anda mengijinkan diri Anda berlaku dengan cara-cara yang merendahkan diri Anda sendiri karena kemarahan yang disebabkan oleh orang itu.

Itu sebabnya, salah satu cara untuk membesarkan diri adalah menghindari sikap dan perilaku yang mengecilkan diri.

Kita sering merasa marah karena orang lain berlaku persis seperti kita.

Perhatikanlah, bahwa orang tua yang sering marah kepada anak-anaknya yang bertengkar -adalah orang tua yang juga sering bertengkar dengan pasangannya.

Bila kita cukup adil kepada diri kita sendiri, dan mampu untuk sekejap menikmati kedamaian kita akan melihat dengan jelas bahwa kita sering menuntut orang lain untuk berlaku seperti yang tidak kita lakukan.

Dan dengannya, bukankah kemarahan Anda juga penunjuk jalan bagi Anda untuk menemukan perilaku-perilaku baik yang sudah Anda tuntutdariorang lain,tetapi yang masih belum Anda lakukan?

Lalu, mengapakah Anda berlama-lama dalam kemarahan yang sebetulnya adalah tanda yang nyata bahwa Anda belum memperbaiki diri?

Katakanlah, tidak ada orang yang cukup penting yang bisa membuat saya marah dan berlaku rendah.

Bila Anda seorang pemimpin, dan Anda telah menerima tugas untuk meninggikan orang lain; maka tidak ada badai, gempa, atau air bah yang bisa membuat Anda mengurangi nilai Anda bagi kepantasan untuk mengemban tugas itu.

Ingatlah, bahwa orang-orang yang berupaya mengecilkan Anda itu-adalah sebetulnya orang-orang kecil.

Karena, orang-orang besar akan sangat berhati-hati dengan perasaan hormat Anda kepada diri Anda sendiri. Bila mereka marah pun kepada Anda, mereka akan berlaku dengan cara-cara yang mengundang Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sedangkan orang kecil? Orang-orang kecil membuat orang lain merasa kecil agar mereka bisa merasa besar.

Anda mengetahui kebesaran yang dijanjikan untuk Anda. Maka besarkan-lah orang lain.

(Sumber: MT)

Selasa, 18 Desember 2007

Pengumuman Hasil Akhir Penerimaan CPNS Depkominfo 2007

Pengumuman Hasil Akhir Penerimaan CPNS Depkominfo 2007

P E N G U M U M A N

Nomor : 600/SJ.2/KOMINFO/12/2007

1.

Berdasarkan pengumuman kepala Biro Kepegawaian Organisasi selaku Ketua Panitia Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Komunikasi dan Informatika nomor : 528/SJ2/KOMINFO/11/2007 tanggal 1 Nopember 2007 dan nomor : 10/SJ.2/KOMINFO/12/2007 tanggal 9 Desember 2007 serta sesuai dengan hasil wawancara yang diawali dengan psikotes pada tanggal 14 Desember 2007, dengan ini diumumkan bahwa peserta tes tingkat pendidikan S2, S1, D4, D3 dan SMK/STM yang dinyatakan lulus dan dapat diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Komunikasi dan Informatika tahun 2007 adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran pengumuman ini.

2. Bagi Peserta yang telah dinyatakan lulus dan dapat diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Komunikasi dan Informatika tahun 2007 akan segera dipanggil melalui surat untuk melengkapi berkas lamaran sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Apabila sampai dengan tanggal 7 Januari 2007, peserta test yang dinyatakan lulus belum menerima surat panggilan sebagaimana tersebut dalam butir 2, dapat menghubungi Panitia pada Wilayah Tes masing-masing, khusus untuk Wilayah Tes I Jakarta dapat menghubungi Biro Kepegawaian dan Organisasi Departemen Komunikasi dan Informatika Gedung Belakang Lantai 7, Jalan Merdeka Barat 9 Jakarta Pusat.
4.

Perlu diberitahukan bahwa seluruh Peserta yang telah dinyatakan lulus diwajibkan hadir untuk melengkapi berkas lamaran dan pengarahan pengisian daftar riwayat hidup sesuai ketentuan di wilayah tes masing-masing pada tanggal 14 Januari 2007, di mulai pukul 08.00 WIB dan pukul 09.00 WIT bertempat :

a.

Wilayah Tes I Jakarta : Departemen Komunikasi dan Informatika Lantai VIII Gedung Belakang Jl. Medan Merdeka Barat 9 Jakarta Pusat

b.

Wilayah Tes II Yogyakarta : Pendidikan dan Latihan Ahli Multimedia (MMTC) Yogakarta Jalan Magelang KM 6 Yogyakarta

c.

Wilayah Tes III Medan : Balai Pengkajian dan Pengembangan Informasi (BPPI) Medan Jalan Tombak 31A Medan.

d.

Wilayah Tes IV Makassar : Balai Monitoring Kelas II Makassar Ditjen Postel Departemen Komunikasi dan Informatika Jalan Raya Malino KM 18 Borongloe Kab. Gowa Sulawesi Selatan.

e.

Wilayah Tes V Denpasar : Balai Monitoring Kelas II Denpasar Ditjen Postel Departemen Komunikasi dan Informatika Jalan Kamboja Desa Denkayu Kec. Mengwi Kabupaten Badung Bali.

f.

Wilayah Tes VI Balikpapan : Loka Monitoring Balikpapan Ditjen Postel Departemen Komunikasi dan Informatika Jalan Abdi Praja I Kel. Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur.

5.

Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

Jakarta, 17 Desember 2007

Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi

Selaku

Ketua Panitia Penerimaan CPNS

Departemen Komunikasi dan Informatika Th 2007

TTD

Dra. SRI WURYATMI, MM

NIP : 050012431

DAFTAR NOMOR TES DAN NAMA YANG DINYATAKAN LULUS DAN DITERIMA SEBAGAI CPNS DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA TAHUN 2007















































DAFTAR NOMOR TES DAN NAMA YANG DINYATAKAN LULUS DAN
DITERIMA SEBAGAI CPNS DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
TAHUN 2007





Wilayah Tes I Jakarta





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 101150218 MUHAMAD MISBAKHUDIN

2 101020078 PUTRI LESTHIA KERTAPATI

3 101020149 HARTOMO

4 102182201 ADYSTI WAHYU DEWANTARI

5 102172215 NONO SUGIONO

6 102172227 SARI SUKMAWATI GUNARDI

7 102182271 PRAWITO

8 102182197 IRWIN ALLEN

9 102222258 EKO WIDI ATMOKO

10 102182193 LUQMAN

11 102212095 BUDI RAMDHANI

12 102182246 ROFFI HAFIZH ATMI

13 102172208 STEVAN HENDRAWAN LODO

14 102182255 ADE MUNANDAR

15 102212097 ANA WULANSARI

16 103073676 YASSIR HARDHANI

17 103073670 ULFAH DIAH SUSANTI

18 103073655 RIGUNA AUGISTHA FAZAR

19 103073654 ARIESTIANA WIDYASSARI

20 103033593 IWAN SYAH

21 104035102 IBA NANIK WULANDARI







Tingkat Strata 1


22 105235208 MOHAMMAD WILDAN, SIP

23 105045362 RAHMAT PURBO NURCAHYO

24 106335386 ARIESTA NUGRAHA

25 106165602 CHAIRUNISYAH

26 106165540 RINDANG MAWARDANI

27 106335378 KHAIRUNNISA NASUTION

28 107025971 NUR WAHDANIAH

29 107236023 ANIK HASTUTININGSIH

30 107025867 ANI RATNASARI, SE

31 107236039 ADITYAWARMAN

32 107236173 RINAWATY BUTARBUTAR,SE.AK

33 107236045 POPPY YUNIARTI RAMDHANIA

34 107285647 SUKMA INDAH RINDUWATI

35 107236131 DIAH ARUM MAHARANI, SE

36 108156270 RETNO SUSILOWATI

37 108156272 ASTI DWI SEPTIANA

38 110020484 ILHAMY JULWENDY

39 110040906 WIAJI CAHYANINGRUM SE

40 110020389 ANTON SUSANTO, S.E.

41 110020377 DESY BINTARIA

42 110250851 GUMALA WARMAN

43 110160410 TUPALA AMARENDRA DIBYODHA

44 111321088 YUDHISTIRA PRAYOGA

45 111321107 MUHAMMAD FERIANDI MIRZA

46 111321112 OKI SURYOWAHONO

47 111181131 MUSTIAWATI DWI OKTARINA H

48 111321127 PRAMITA UTAMI

49 111251110 ANNY TRIANA

50 111211141 ANNA CHRISTINA

51 111251158 GUNTUR PRAMONO

52 111251166 RAHMAT SALEH

53 112301259 DESI UTAMI

54 112301273 KATHARINA NATAMIRA

55 113231414 MAYDINA ZAKIAH

56 115151552 JOSUA SITOMPUL

57 115171698 LIGNITA

58 115231561 HAMDANI PRATAMA

59 116151865 LAURA NATALIA SEMBIRING

60 116151838 RR. LARASATI

61 116151849 JULIUS RAFLES

62 116101910 DECKY OKTAVIANO

63 117151956 FIRMAN NOER ALAMSYAH

64 117151942 ADISTI ROSMA SARI, SH

65 117241978 HENDRI SASMITA YUDA

66 118132007 DELA MAHARDINI

67 119282061 DIMAS ANINDITYO

68 119252048 ARI CAHYO NUGROHO

69 120082277 BERNARD YUARI PUTRANTO

70 121092296 DR. NUR ALIZA

71 121092313 PASKARIATNE PROBO DEWI YA

72 122112499 BENY ADHI

73 122282376 ELPIRA INDA SARI N.K.

74 122122351 ANDRIATI SETYANINGRUM

75 123022553 IZZATI SANA

76 124282835 MOCHAMAD TAUFIQ HIDAYAT

77 124136277 KARINA LISTYA WIDYASARI

78 124282849 DIAN WULANDARI

79 124132699 ARIS KURNIAWAN

80 124282847 THERESIA MURTI HERAWATI

81 124132702 VERAWATI

82 124132762 FOURI GESANG SHOLEH

83 125133007 MARROLI J. INDARTO

84 125133054 DEDE NURJANAH

85 126043157 AGUS WAHYUADIANTO

86 127143240 RACHMAWATI RAHAYU

87 128273302 GITA PRISSANDI

88 128193416 JOICE HOTMA ERLIAN JULIAN

89 128273504 FILMON LEONARD WAROUW

90 128273498 RENNY SILFIANINGRUM

91 129343563 ETI KURNIASIH,SS

92 130333717 DEWI RAHMARINI

93 130333720 PENY NOVARINA

94 130283762 JAROT SRI MAWARDI, S.SOS

95 131253868 HARRY NOOR SUKARNA

96 131253802 DEWI HERNIKAWATI

97 131253789 IMAN SANJAYA

98 131253772 ALEXANDER AGUNG SANTOSO G

99 131253869 FATIHUL RAHMI

100 132213968 BOBY RIANTORI

101 132213983 FERRY ARIEF WIBOWO

102 133254651 ALDHINO ANGGOROSESAR

103 133034628 DYAH AYU PREWITANINGSIH

104 133034331 ACHMAD NURJAYA

105 133114447 HELMI FAJAR ANDRIANTO

106 133254520 DIDIT PRADITYA

107 133124546 S. JULIANDRY SIMANUNGKALI

108 134284776 HESTI KUSUMANINGRUM

109 134124751 ADE FRIHADI

110 134034741 ARIF SURYANTO PUTRO

111 135254797 TITO MUSOLINI MANGIRING

112 135154909 LUAT S.P. SIHOMBING

113 135034827 MURTIAS DESI HARTANTI

114 135254844 AHMAD BUDI SETIAWAN, ST

115 135254828 RIZA AZMI

116 135254836 ROLAS PAGO

117 135254790 MARTHA ASIMA BUNGA SARI S

118 135254862 YAN ANDRIARIZA AMBHITA SU

119 135254804 EYLA ALIVIA MARANNY

120 136214941 TATA HADINATA

121 137014970 SRI KHOMSIYATUN

122 138314976 PETRUS NURTRIO HARJESSI







Tingkat Strata 2


123 139294986 MUHAMMAD AZHAR ISKANDAR Z

124 139294984 FRANS HENDRA SURYANTA SEM

125 141295176 LIDA NOOR MEITANIA
















Wilayah Tes II Yogyakarta





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 202210265 RULLY PRASETYO BHASKORO

2 202210264 YUNIAR INDRIASARI

3 202210281 NUR ROCHMAH KURNIASARI

4 204070717 FEBRIANI TRI WULANDARI, A







Tingkat Strata 1


5 211250134 MITA INDRIANI

6 211250131 INASARI WIDIYASTUTI

7 211250144 SURYO SETIYO KARDONO

8 213230146 TRI OCTORY RUSTIANA

9 232250550 ADIS ALIFIAWAN

10 232210463 ANDRI DWI ASTUTI

11 232200494 EKO WARSONO

12 235230656 DIAN PRAMA IRFANI

13 235250653 CAHYA BUDI PERWITAGAMA, S

14 235250670 I KETUT LOKA SANTI,S.KOM

15 238230679 NOVI KOESOEMANINGROEM

16 238230687 DINA DWIKA OKTORA







Tingkat SMK/STM


17 200070072 WAHYU MINARTI





















Wilayah Tes III Medan





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 302200106 RAMADHIKA TRISNASARI

2 302210073 MARTINA HEPPY HUTAPEA, A.

3 302200050 MUHAMMAD FAJAR FIKRI

4 302360102 MUTIARA SIREGAR

5 302200077 JULIA S. NAPITU

6 302220061 MARYANTI SIMANULLANG

7 302360117 SILVIANETTI

8 302360136 TRI SARI NINGSIH

9 302360121 ANNISA PRATIWI

10 302200127 ZULKARNAIN







Tingkat Strata 1


11 311210040 RATNA MUMPUNI

12 311210028 BAMBANG SUPRIADI

13 311200043 ELOK BERUTU

14 311210035 MAULANA BA'DU ANSYAHRI FA

15 311200045 PURWANTO SIMAMORA, S.T.

16 332200188 ERWIN ANTONIUS MANURUNG

17 335250230 YUSRIZAL, S.KOM







Tingkat SMK/STM


18 300220001 FERDINAN NAIBORHU

19 300220013 KOSAR MANURUNG

20 300220004 TOJO IRNANTO

21 300070006 SYAMSUL BAKHRI DAULAY

22 300220003 DENY IRAWAN
















Wilayah Tes IV Makasar





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 402220171 SAIDUL AMRI RAZAK

2 402210184 BERNARD ANDRYS

3 402210207 ALFIYAH DINI

4 402210192 MAIMI HERAWATI M.

5 402360273 ARISANTO AGUSTINUS

6 402220244 RAHMAYANI

7 402360229 NURLAILA UMAR

8 402200279 FADLI

9 402360213 SYAMSUL BAHRI

10 402360247 NURLAELA USMAN

11 402360161 A. ADI WIDAYADI







Tingkat Strata 1


12 411250103 SYAHRIL AMIR

13 411210133 HELMY ZAINUDDIN

14 422250314 AZWAR AZIS, S.KOM

15 432250337 HENRIE PAULINUS MANGA LAP

16 435250479 TASMIL,S.KOM

17 435250477 ARSYAD,S.KOM

18 435250480 BAHRAWI






No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat SMK/STM


19 400360087 ABDUL MADJID HASANUDDIN

20 400360020 ANDI FIRDAUS

21 400360054 FITRIANI SYAHRIR

22 400360056 MIWAN EKO WICAKSONO

23 400070074 RULANDY THOMAS

24 400360035 RIFYAL





















Wilayah Tes V Denpasar





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 502210034 EMANUEL BLASIUS FERNANDEZ

2 502200032 I NYOMAN SAPTA PUTRA JUNI

3 502200033 ARYA SATRYA WICAKSANA, A.







Tingkat Strata 1


4 511360021 GEDE UTAMA LAKSANA

5 511210028 KETUT ADI SURYAWAN







Tingkat SMK/STM


6 500220004 I MADE ADI SANJAYA





















Wilayah Tes VI Balikpapan





No Nomor Tes Nama Keterangan







Tingkat Diploma 3


1 602360006 SIGIT NURYANTO

2 602360009 HENRIAN ROBBY FAKHRIANNUR

3 602360011 PRISKA WINA

4 602360010 BUDI HARIONO

5 602360014 AHRIANI TANRIGAU







Tingkat Strata 1


6 607230063 AULIANIE

7 611210004 DYAH NOVITASARI

8 611210002 ANDREO YUSTIANTORO ANJAYA

9 635250043 VICTOR YUSNIAR HERMAWAN

10 635250045 RETNO RAMADHANI